Seberapa Penting kah Ukhwah Islamiyah? Simak Penjelasannya
Cari Berita

Advertisement

Seberapa Penting kah Ukhwah Islamiyah? Simak Penjelasannya

Rabu, 28 Agustus 2019




 penjelasannyaSecara bahasa, “ukhwah” artinya persaudaraan “islamiyah” artinya islam dapat diartikan sebagai sesama muslim yaitu persaudaraan sesama muslim. Secara istilah, artinya keterkaitan hati sesama muslim yang dinaungi dengan doa dan bertemu lalu saling mencintai karena Allah SWT. Allah sudah mengabarkannya melalui dalil naqli, berikut:

Surah Ali Imran ayat 103 merupakan landasan penting dari ajaran ukhuwah. Allah SWT berfirman, ‘’Dan berpegang teguhlah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah bercerai-berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliyah) bermusuhan, lalu Allah mempersatukan hatimu, sehingga dengan karunia-Nya kamu menjadi bersaudara, sedangkan (ketika itu) kamu berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari sana. Demikianlah, Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu mendapat petunjuk. ‘’

Ayat di atas
bermakna agar kita senantiasa terikat dengan ketentuan Allah SWT dengan cara memegang teguh agama-Nya, sebagaimana yang Dia perintahkan dan janjikan dalam kitab-Nya, yakni berupa persatuan dan kesatuan dalam kebenaran serta kepatuhan kepada ketentuan-Nya.

Pentingnya menjaga dan memelihara ukhuwah juga diajarkan oleh Rasulullah SAW. ‘’Orang Mukmin itu bagaikan satu jasad, atau bagaikan bangunan yang saling mengukuhkan,’’ sabda Nabi SAW dalam hadis yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim
.
Ada beberapa jenis persahabatan :
Ta’aruffan, yaitu persahabatan yang terjalin dikarenakan pernah berkenalan secara kebetulan.
Ta'arihan, yaitu persahabatan yang terjadi karena adanya faktor sejarah, seperti satu almamater, satu kos, satu tetangga, dan lain-lain.
Ahammiyyatan, yaitu persahabatan yang terjadi karena kepentingan tertentu, seperti bisnis, kepanitiaan, sosial politik.
Fa’arihan, yaitu persahabatan yang terjalin karena memiliki hobi yang sama sehingga dapat menyatukan pikiran melalui hobi tersebut. Misalnya, menulis, bermain musik, bermain futsal, dan lain-lain.
‘Amalan, yaitu persahabatan yang terjadi karena satu profesi, seperti guru, dosen, karyawan.
‘Aduwwan, seolah sahabat tapi seperti musuh, di depan sekolah baik tetapi hatinya penuh benci mengincar kelemahan sahabat.
Hubban limānan, yaitu persahabatan lahir batin sehingga terciptanya rasa tulus, saling menyanyangi, dan saling mencintai karena Allah. Bahkan saling menolong, memberikan hadiah, menutupi aib nya, serta selalu mendoakan sahabat nya agar kelak dipertemukan lagi di surga-Nya. Bisa juga mendoakannya dengan Doa Rabithah (doa pengikat hati)
Ada juga tingkatan persahabatan :
Ta’aruf , yaitu saling mengenal
Ta’aluf, yaitu menyatunya seorang Muslim dengan saudaranya sesama Muslim.
Tafahum yaitu saling memahami.
Tafaqud, yaitu bila saudaranya membutuhkan bantuan, maka tanpa dimintanya segera bergegas memberikan bantuannya sesuai dengan kemampuannya.
Ta’awun, yaitu saling membantu dalam kebaikan
Tanasur, hampir sama dengan ta’awun, tapi lebih tinggi lagi karena mempunyai rasa cinta yang lebih kepada teman
Dengan berbagai tingkatan persahabatan ini, kita bisa tau sudah seberapa jauh persahabatan kita dengan teman. Jika persahabatan ini masih ada pada tingkat pertama maka kita mesti bisa memahami lebih jauh, apa aja yang belum kita ketahui dari teman atau sahabat kita. Barangkali dengan kita mengenal dia lebih dekat, kita dapat menariknya ke surga ataupun sebaliknya teman kita yang akan menarik kita ke surga-Nya.
(Akfini Farihah Fiddarayni)


Daftar Pustaka :
Materi liqo'
https://m.hidayatullah.com/kajian/gaya-hidup-muslim/read/2011/04/18/3638/enam-kiat-merajut-benang-ukhuwah.html